ISRA MIKRAJ DAN KITAB HENOKH

Pendahuluan

Henokh di Alkitab ada di Kejadian 5:21-24, di Qur’an di sebut dengan nama Nabi Idris, yang diangkat ke Surga.

Menurut Kejadian 5:24, Henokh diangkat kelangit. Berdasarkan ayat itu dibuat buku berjudul 1 dan 2 Henokh. Buku Henokh penuh dengan kejadian spektakuler, dan berbeda dengan Alkitab Perjanjuan Lama (Tanakh) yang tidak akrab dengan Neraka dan Surga yang bertingkat-tingkat.

Buku 2 Henokh ditulis antara 150-80 SM, yang kopinya juga ditemukan di kumpulan naskah Qumran, adalah Kitab Apocrypha Yahudi atau Pseudogrypha atau Kitab yang tidak diakui oleh orang Yahudi (juga Kristen), yang isinya menceritakan kenaikan Nabi Idris (Henokh). Sebagai bacaan dan cerita cukup digemari oleh orang Kristen abad-abad pertama sampai ke empat.

Isra Mikraj Muhammad

  • Muhammad didatangi Jibril. Kemudian dengan menaiki Buraq Muhammad di bawake ke Bayt al-Maqdis (Yerusalem). Dari situ Muhammad di ajak ke Surga.
  • Muhammad dibawa ke Surga yang pertama. Di sana Muhammad bertemu dengan Adam.
  • Kemudian Nabi dibawa ke Surga kedua, bertemu dengan Yahya dan Isa dan berdoa bersama.
  • Kemudian Nabi dibawa ke Surga ketiga. Nabi bertemu dengan Nabi Yusuf.
  • Di Surga keempat Nabi bertemu dengan Nabi Idris.
  • Di Surga keempat Nabi bertemu dengan Nabi Harun.
  • Di Surga keenam Muhammad disambut dan didoakan oleh Nabi Musa.
  • Di Surga terakhir dalam mikraj Nabi, Surga ketujuh, bertemu Ibrahim dan 70 ribu Malaikat.

Setelah itu Nabi dibawa ke Sidrat al-Muntaha, yang dibatasi oleh pohon khuldi, dan tak seorangpun boleh melewati batas ini.

Di Sidrat al-Muntaha Muhammad menerima perintah salat langsung dari Allah mula-mula diperintahkan untuk menjalankan 50 kali sehari ibadah salat wajib.

Nabi turun sampai ke Surga keenam, dan bertemu Nabi Musa. Setelah konsultasi dengan Musa, Nabi minta pengurangan salat menjadi 5 kali. Yang setiap salatnya diberi reward 10 point.

Kenaikan Henokh (Idris)

Perbedaannya dengan Muhammad, Surga Henokh terdiri dari sepuluh tingkat. dan tidak bertemu dengan Nabi, kerena belum ada Nabi selain Adam.

Pasal 1: Henokh didatangi sepasang Malaikat, yang sangat besar, dan berbaju putih dan bersayap,
Pasal 3: Henokh dibawa ke Surga tingkat pertama, dan menempatkannya diawan.
Pasal 4: Melihat 200 Malaikat bersayap mengatur bintang dan melayani Surga.
Pasal 7: Henokh dibawa ke Surga tingkat ke dua, melihat kegelapan, tawanan-tawanan yang sedang disiksa. Henokh bertanya jawab mengenai hal tersebut.
Pasal 8: Henokh dibawa ke Surga tingkat tiga, melihat taman Eden, dan neraka.
Pasal 11: Henokh dibawa ke Surga tingkat empat, mempelajari Matahari dan Bulan.
Pasal 18: Henokh dibawa ke Surga tingkat lima.
Pasal 19: Henokh dibawa ke Surga tingkat enam.
Pasal 20: Henokh dibawa ke Surga tingkat tujuh.
Pasal 21: Henokh melewati dan melihat Surga tingkat delapan dan sembilan.
Pasal 22: Henokh sampai ke Surga tingkat sepuluh bertemu muka dengan Tuhan (dalam versi Muhammad, Sidrat al-Muntaha). Henokh menerima wahyu dan perintah dari Allah. Tentu saja tidak berkonsultasi dengan Musa, kerena Musa belum ada.

Selama perjalanan, Henokh juga berbicara dengan Jibril.

Penutup

Kita tidak tahu, apakah perjalanan Muhammad itu, mimpi, atau kisah perumpamaan. Yang jelas Muhammad kelihatannya terobsesi oleh cerita Henokh. Entah mimpi atau hayalan, yang jelas salat wajib didasarkan pada cerita di atas.

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: