ISLAM MODERAT BUKAN ISLAM

Oleh Amil Imani

Banyak orang bertanya mengapa saya mempertaruhkan hidup saya dengan mencoba menelanjangi Islam. Mengapa? Karena saya lahir dalam keluarga Muslim. Karena saya menyaksikan dengan mata kepala saya sendiri kebiadaban Islamofasisme. Oleh karena itu saya akan sekuat tenaga menunjukkan bahwa Islam sebagai dogma spiritual atau agama hanyalah dibungkus kebohongan dan jauh lebih bahaya dari Nazisme, Komunisme dan Fasisme.

Sekarang banyak orang membangi Muslim antara mereka yang moderat dan mereka yang radikal. Menurut saya, tidak mungkin menjadi Muslim tanpa menjadi radikal.

Tidak ada yang namanya Islam moderat. Tidak ada yang namanya Islam sekuler. Mana mungkin seekor ular atau ikan hiu dijadikan sekuler? Tidak bisa! Begitulah sifat hewan buas! It’s the nature of the beast! Ada beberapa sekte dalam Islam. Kesemuanya ekstrim dan tidak satupun bersedia berubah. Perpecahan telah terjadi dan akan terus memecah belah Islam. Selama 1.400 tahun, tidak pernah ada dan tidak pernah akan ada reformasi dalam Islam. Buku Allah sudah terkunci. Titik.

Memang ada Muslim yang bersikap moderat dalam mempraktekkan agama mereka. Mereka ini adalah Muslim-muslim KTP, Muslim dari lahir, Muslim secara budaya. Mereka tidak mempraktekkan Islam sesuai dengan yang dimandatkan. Mereka memilih-milih mana yang baik dan mana yang buruk. Oleh karena itu “Islam Moderat” BUKAN Islam. Tidak mugnkin. Satu-satunya cara untuk membendung Islam tulen, yaitu yang dikenal dengan nama ‘Islamofasisme’ adalah dengan membuatnya turun-mesin dalam dan menyimpannya dalam museum.

Kaum ‘Islamis’ ini jelas mendapatkan dukungan mereka dari barisan Muslim-muslim awam/moderat. Tanpa dukungan ini, Islamis tidak dapat bernafas. Oleh karena itu, tidak ada yang namanya Muslim “MODERAT” Muslim. Mulism moderat atau “Muslim-muslim yang tidak mempraktekkan Islam”, menjadi Muslim karena kecelakaan nasib. Seperti jutaan rakyat Iran yang lahir dalam agama yang tidak mereka pilih, sebuah agama yang melarang mereka meninggalkan agama tersebut. Mereka hanya Muslim KTP.

Orang-orang seperti Ahmadinejad adalah Muslim-muslim tulen yang sudah dicekoki dengan kebencian, kecurigaan dan takhayul Islami tulen. Ia diindoktrinasi sejak lahir dan barisan imam dan mullah yang memerlukan pengikutnya untuk mendukung dan menopang mereka.

Sebagai warga AS keturunan Iran, saya oleh karena itu, merasakan sebagai kewajiban saya untuk memerangi Islam, ancaman paling berat sepanjang sejarah kemanusiaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: