REBUTAN JEMAAH, USTAD BACOK USTAD

TANGERANG (Pos Kota) – Tak terima jemaahnya belajar agama di tempat lain, Seorang ustad ditangkap petugas Polsek Cisoka, Kabupaten Tangerang. Penangkapat tersebut dilakukan lantaran saling memperebutkan jamaahnya. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Rabu (6/7) malam.

Korban, Purnama Raya bin KM Ali Husein,50, itu dilarikan ke sebuah klinik lantaran mengalami luka luka di bagian leher belakang akibat sabetan senjata tajam. Sedangkan pelaku, Ahmad Yani,52, kini ditahan di sel Polsek Cisoka.

Menurut Kapolsek Cisoka, AKP Afroney, mengatakan, perkelahian antara dua tokoh agama itu terjadi pada Rabu (6/7) malam.

Saat itu, Ahmad Yani bin Sugriwa mendatangi rumah Purnama Raya yang terletak tak jauh dari rumahnya. Ahmad Yani kesal lantaran para jamaahnya banyak yang mengaji kepada korban.

Pelaku yang sudah lama menyiarkan agama Islam di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang merasa tidak dihormati oleh korban yang baru tiga bulan tinggal di kampung tersebut.

“Pelaku merupakan ustad yang sudah lama di kampung tersebut merasa kesal dengan korban yang baru tinggal 3 bulan karena jamaahnya kebanyakan beralih ke korban,” ungkap Kapolsek.

Sesampainya di rumah korban, pelaku yang membawa sebilah golok, kemudian terlibat adu mulut dengan korban. Mengetahui dirinya ditantang, nyali Purnama tak menciut, korban malah menantang balik jika dirinya kebal dari serangan senjata tajam. Kedua tokoh agama itu kemudian bertengkar. Ahmad Yani langsung menyerang korban dengan golok.

“Ketika pelaku menantang, korban yang tak takut itu kembali menantang jika dirinya kebal dari senjata tajam,” ujar Afroney.

Mendengar ucapan korban yang menantang, pelaku yang sudah gelap mata itu langsung membacok leher bagian belakang korban. Purnama pun akhirnya ambruk bersimbah darah.

Desa Cikasungka pun gempar. Warga yang melihat perkelahian dua ustad itu kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Cisoka. Petugas yang datang kelokasi langsung mengamankan pelaku ke kantor polisi bersama barang bukti sebilah golok. “Pelaku langsung kami tangkap di rumahnya,” kata kapolsek.

Kepada petugas, Ahmad Yani mengaku kesal lantaran jemaahnya beralih ke korban. Pelaku merasa tersinggung kepada korban yang baru tiga bulan tinggal di Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Sebelum Purnama pindah dari Rangkas Bitung, Pandeglang, Banten, puluhan jemaah selalu mengaji setiap malam Jumat di rumahnya. Namun ketika korban membuka pengajian di rumahnya yang hanya beberapa rumah itu, para jemaah dari pelaku mengaji di rumah korban.

“Sebagai ustad yang lama, pelaku merasa tidak dihormati oleh korban,” kata pelaku kepada petugas.

Kapolsek menambahkan, pihaknya belum mengetahui kenapa para jemaah dari pelaku beralih ke korban. Pasalnya pihaknya hanya menitik beratkan pidana penganiayaannya saja.

“Untuk mengapa para jamaahnya pindah mengaji ke rumah korban, kami tidak tahu. Kami hanya memproses pidanannya saja,” ungkap Afroney.

Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan di Polsek Cisoka bersama barang bukti sebilah golok. Pelaku dijerat dengan pasal 351 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sumber

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: