BISAKAH ADA KEDAMAIAN DENGAN ISLAM?

Oleh Barbara J. Stock

Para ‘suicide bombers’ terus melebarkan sayap berdarah mereka. Sesama orang Irak saling membunuh dan jumlah korban semakin menumpuk. Muslim Syi’ah membalas dendam terhadap Muslim Sunni dan Muslim Sunni ingin merebut kembali kekuasaan. Irak menghadapi masalah besar. Masalahnya bukan rakyat Irak, ataupun pemerintah baru Irak ataupun kehadiran pasukan koalisi. Masalahnya adalah: ISLAM!

Islam, agama yang menyatakan diri ‘agama damai’ tidak mampu menghentikan sesama pengikutnya saling membunuh dalam nama Islam dan Allah. Islam menyatakan haram pembunuhan terhadap sesama Muslim. Tetapi kenyataannya Muslim nampaknya tidak sedikitpun ragu-ragu membunuh sesama Muslim.

Baru-baru ini di Irak, Muslim Syi’ah mencegat bis-bis dan mobil-mobil dan siapapun yang bukan Muslim Syi’ah. Sekitar 40 Muslim Sunni dibunuh sebagai balas dendam atas pemboman Masjid Syi’ah oleh Muslim Sunni. Minggu ini, rombongan pengantar jenazah dicegat dan semua anggota rombongan (termasuk wanita dan anak-anak) ditembak di tempat. Muslim membunuh Muslim tapi tidak ada protes sedikitpun dari seluruh Muslim di bagian dunia lain.

Sementara pasukan AS dituntut agar berhati-hati kalau memasuki Masjid, agar menjaga sensitivitas Muslim, sesama Muslim malah saling menghancurkan Masjid-masjid mereka. Dan para Muslim ‘moderat’ tidak sedikitpun terdengar mengecam kelakuan ini.

Tetapi begitu tentara AS dituduh membunuh orang Irak, waaahhh … seluruh dunia Muslim tanpa kecuali RIBUT! RAMAI! PROTES! KECAM YAHUDI/KRISTEN. Tetapi coba kalau pelakunya Muslim, tiba-tiba dunia Islam menjadi buta/bisu/tuli.

Perpecahan dalam Islam mulai pada titik kematian Muhammad dan sejak itu Islam tumbuh dengan semakin menguasai seni kebiadaban. Alasannya? Islam memang percaya kekerasan dan perang. Begitu biadabnya Islam sehingga kalau Muslim tidak sedang membunuh non-Muslim, mereka akan membunuh sesama mereka.

Selama 50 tahun, Israel yang mungil itu harus berjuang terus demi keselamatannya dalam samudra penuh Muslim. Israel diserang secara non-stop sejak detik PBB memberikan Yahudi tanah berukuran kecil yang nota bene milik nenek moyang mereka untuk dijadikan negara mereka. Namun bahkan tanah se-upil itu dianggap terlalu besar untuk dapat ditoleransi Islam.

Luas tanah seluruh Timur Tengah kira-kira 2.061.000 square miles sementara Israel hanya mencakup 8.000 square miles. Tapi agama damai bernama Islam itu tidak sudi sedikitpun untuk membiarkan Yahudi tinggal di tanah yang, saya ulangi, nota bene tanah leluhur Yahudi!

Sekali lagi, Islamlah yang menjadi pemicu perang. Ajaran Islam-lah yang menuntut perang dan pembunuhan terus menerus sampai semua insan di dunia ini hanya mengakui bahwa tiada Tuhan selain Allahnya Islam. Ini memang keinginan Allah, bukan isapan jempol penulis.

Muslim percaya kuat bahwa tanah Israel adalah tanah Muslim. Para pengajar Islam percaya bahwa Muslim-lah yang pertama-tama menduduki tanah itu. Mereka lupa bahwa Yudaisme berada di Timur tengah selama 4.000 tahun sementara Islam hanya berumur 1.500 tahun. Sebelum lahirnya Islam, Timur Tengah adalah tempat hidup YAHUDI dan KRISTEN! Ya, Mekkah dulunya milik Yahudi!

… Jangankan Timur Tengah. Kini INDIA juga ikut menikmati ‘kedamaian Islam’ dengan bom bunuh diri di Mumbai yang menewaskan dan melukai ratusan penduduk tidak bersalah. Entah serangan itu di NY, London, Madrid, Russia, Bali, Jakarta, Kenya, Tanzania, Yordania, Saudi, Mesir, Turki, Irak dan kini India, penyebabnya sama semua: ISLAM.

Suka atau tidak, Islam berada dibelakang setiap serangan teroris dimanapun didunia. Tidak ada hari yang lewat tanpa seseorang mati ditangan Muslim. Dan anda masih juga percaya bahwa damai bisa tercapai dengan agama yang hanya percaya dalam perang?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: