BUMI TIDAK BERPUTAR

Pertanyaan: Kita membaca hal berikut ini dalam Qur’an:

Dia menciptakan langit tanpa tiang yang kamu melihatnya dan Dia meletakkan gunung-gunung (di permukaan) bumi supaya bumi itu tidak menggoyangkan kamu; dan memperkembang biakkan padanya segala macam jenis binatang. Dan Kami turunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik. (Luqman 31:10)

Dan Dialah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan. (Ar-Ra`d 13:3)

Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. (Al-Hijr 15:19)

Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu, (dan Dia menciptakan) sungai-sungai dan jalan-jalan agar kamu mendapat petunjuk, (An-Nahl 16:15)

Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu (tidak) goncang bersama mereka dan telah Kami jadikan (pula) di bumi itu jalan-jalan yang luas, agar mereka mendapat petunjuk. (Al-‘Anbya’ 21:31)

Al-Baidawi menjelaskan ayat ini dalam Surah al-Ra’d sebagai berikut: “‘Membentangkan Bumi’ berarti bumi dipipihkan melebar dan memanjang sehingga kaki dapat berjejak di atasnya dan binatang-binatang dapat berguling di atasnya.” Ia menjelaskan ayat-ayat ini dalam komentarnya mengenai Surah al-Nahl 16:15 sebagai berikut:

“Dan Dia menancapkan gunung-gunung di bumi supaya bumi itu tidak goncang bersama kamu,” atau agar bumi tidak miring sehingga kehilangan keseimbangan. Karena sebelum gunung-gunung diciptakan di atasnya, Bumi merupakan substansi sederhana yang bobotnya ringan. Bumi mengambang dengan bebas dalam orbit seperti planet-planet, dan akan bergerak maju dengan pergerakan yang sangat kecil. Bumi membentuk dimensi yang beragam ketika gunung-gunung diciptakan di atas permukannya, dan mengumpulkannya, sehingga berfungsi sebagai penahan agar Bumi tidak bergerak. Juga dikatakan bahwa, ketika Allah menciptakan Bumi ini mulai bergerak dan berayun, sehingga Malaikat-malaikat berkata, “Tidak seorangpun yang dapat beristirahat di permukaannya.” Jadi bumi dibuat tidak bergerak dengan adanya gunung-gunung.

Kita bertanya perihal surah ini: Bagaimana Bumi dapat dibentangkan, dipipihkan dan tidak bergerak? Bagaimana bisa ada yang mengatakan bahwa gunung-gunung menjaga agar bumi tidak bergerak sedangkan sudah nyata bahwa bumi berputar pada porosnya sekali setiap 24 jam, dan menyebabkan adanya pergantian siang dan malam? Bumi juga berputar mengelilingi Matahari sekali setahun, yang mengakibatkan terjadinya perubahan musim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: