TANGGAPAN ATAS: MUHAMMAD DALAM KITAB YEREMIA, LAI SEMBUNYIKAN FAKTA

Tuduhan:

Nubuat Muhammad pada Injil

Yeremia 28:8-9
(8) Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar.
(9) Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”

Di dalam Kitab Injil Ibrani.

Kalimat yang ditebalkan dan digarisbawahi diatas ditulis dalam kata al-shalom. Bahasa Ibrani (Palestine) dari Al-Islam.

Lembaga Alkitab Indonesia, berusaha menyembunyikan keterangan ini dengan menganti al-shalom menjadi kata damai sejahtera. Yang membuat umat Kristen dan Muslim tidak mampu untuk membayangkan sosok sebuah agama Islam yang bernama Islam.

Jawaban:

Barangkali yang penuduh maksudkan mengenai Kitab Injil Ibrani itu adalah Kitab Suci dalam bahasa asli Ibrani. Sebab ayat yang menulis ayat 8 dan ayat 9 yang dikutip diatas ada terdapat dalam Kitab Yeremia, yang memang bahasa aslinya ditulis dalam bahasa Ibrani. Dan perlu diketahui oleh penuduh bahwa Kitab Yeremia itu tidak masuk dalam golongan kitab-kitab Injil, sebab Kitab Yeremia ada di Perjanjian Lama (TANAKH).

Lembaga Alkitab Indonesia (LAI) tidak menyembunyikan keterangan tentang “damai sejahtera”, disamping itu LAI juga menerbitkan Alkitab dual bahasa Ibrani-Indonesia, kalian bisa dapatkan di toko-toko buku Kristen.

Mari kita cek bersama ayat 9 sebagai berikut:

Yeremia 28:9
LAI:
Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”
KJV:
As for the prophet who prophesies of peace, when the word of the prophet comes to pass, the prophet will be known as one whom the Lord has truly sent.”
Hebrew:

הַנָּבִ֕יא אֲשֶׁ֥ר יִנָּבֵ֖א לְשָׁלֹ֑ום בְּבֹא֙ דְּבַ֣ר הַנָּבִ֗יא יִוָּדַע֙ הַנָּבִ֔יא אֲשֶׁר־שְׁלָחֹ֥ו יְהוָ֖ה בֶּאֱמֶֽת׃

Terjemahan:
e·nbia ashr inba l·shlum b·ba dbr e·nbia iudo e·nbia ashr – shlch·u ieue b·amth :

Alkitab tidak seperti Qur’an dimana ayat-ayatnya berupa klaim-klaim saja, namun Alkitab senantiasa menulis ayat dengan konteks, catatan peristiwa dengan latar belakang peristiwanya, disertai dengan keterangan geografis, maksud suatu nubuat/mukjizat dan sebagainya. Maka setiap ayat dalam Alkitab tidak bisa seenaknya diambil “satu atau dua ayat” kemudian dicocok-cocokkan kepada Nabi Muhammad. Apalagi ayat 9 yang diklaim penuduh itu mempunyai konteks, dan ayat diatas bukan “nubuat” bagi Nabi yang akan datang, tetapi ayat diatas adalah tanggapan dari Yeremia atas NUBUAT PALSU yang dilakukan oleh Nabi (palsu) Hananya.

Untuk mengerti muatan ayat tersebut sebaiknya dibaca lengkap:

Yeremia 28:1-17 (Nabi Yeremia melawan Nabi Hananya)
(1) Dalam tahun itu juga, pada permulaan pemerintahan Zedekia, raja Yehuda, dalam bulan yang kelima tahun yang keempat, berkatalah nabi Hananya bin Azur yang berasal dari Gibeon itu kepadaku di rumah TUHAN, di depan mata imam-imam dan seluruh rakyat:
(2) Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Aku telah mematahkan kuk raja Babel itu.
(3) Dalam dua tahun ini Aku akan mengembalikan ke tempat ini segala perkakas rumah TUHAN yang telah diambil dari tempat ini oleh Nebukadnezar, raja Babel, dan yang diangkutnya ke Babel.
(4) Juga Yekhonya bin Yoyakim, raja Yehuda, beserta semua orang buangan dari Yehuda yang dibawa ke Babel akan Kukembalikan ke tempat ini, demikianlah firman TUHAN! Sungguh, Aku akan mematahkan kuk raja Babel itu!”
(5) Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya di depan mata imam-imam dan di depan mata seluruh rakyat yang berdiri di rumah TUHAN itu,
(6) kata nabi Yeremia: “Amin! Moga-moga TUHAN berbuat demikian! Moga-moga TUHAN menepati perkataan-perkataan yang kaunubuatkan itu dengan dikembalikannya perkakas-perkakas rumah TUHAN dan semua orang buangan itu dari Babel ke tempat ini.
(7) Hanya, dengarkanlah hendaknya perkataan yang akan kukatakan ke telingamu dan ke telinga seluruh rakyat ini:
(8) Nabi-nabi yang ada sebelum aku dan sebelum engkau dari dahulu kala telah bernubuat kepada banyak negeri dan terhadap kerajaan-kerajaan yang besar tentang perang dan malapetaka dan penyakit sampar.
(9) Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”
(10) Kemudian nabi Hananya mengambil gandar itu dari pada tengkuk nabi Yeremia, lalu mematahkannya.
(11) Berkatalah Hananya di depan mata seluruh rakyat itu: “Beginilah firman TUHAN: Dalam dua tahun ini begitu jugalah Aku akan mematahkan kuk Nebukadnezar, raja Babel itu, dari pada tengkuk segala bangsa!” Tetapi pergilah nabi Yeremia dari sana.
(12) Maka sesudah nabi Hananya mematahkan gandar dari pada tengkuk nabi Yeremia, datanglah firman TUHAN kepada Yeremia:
(13) Pergilah mengatakan kepada Hananya: Beginilah firman TUHAN: Engkau telah mematahkan gandar kayu, tetapi Aku akan membuat gandar besi sebagai gantinya!
(14) Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Kuk besi akan Kutaruh ke atas tengkuk segala bangsa ini, sehingga mereka takluk kepada Nebukadnezar, raja Babel; sungguh, mereka akan takluk kepadanya! Malahan binatang-binatang di padang telah Kuserahkan kepadanya.”
(15) Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya: “Dengarkanlah, hai Hananya! TUHAN tidak mengutus engkau, tetapi engkau telah membuat bangsa ini percaya kepada dusta.
(16) Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku menyuruh engkau pergi dari muka bumi. Tahun ini juga engkau akan mati, sebab engkau telah mengajak murtad terhadap TUHAN.”
(17) Maka matilah nabi Hananya dalam tahun itu juga, pada bulan yang ketujuh.

Ayat 1-4. Nubuat Hananya sebagaimana ditulis dalam ayat 1-4 ini, terhadap nubuat yang diucapkannya akan dibuktikan apakah ia adalah Nabi yang benar ataukah ia seorang Nabi palsu. Hananya telah mendengar bahwa Nabi Yeremia mengumumkan pembuangan bagi bangsa Israel — Kerajaan — yang telah memberontak. Untuk menandingi apa yang disampaikan Yeremia ini, Hananya dengan sengit mengatakan bahwa TUHAN memberitahukan justru sebaliknya kepadanya, dan “koreksi” atas nubuat Yeremia ini dilambangkannya dengan “kuk yang dipatahkan”. Dan “nubuat” Hananya itu asing daripada Nabi-nabi sebelumnya.

Ayat 5-9. Nabi Yeremia memberikan jawaban, ia dengan ikhlas mengatakan “Amin” terhadap apa yang dikatakan Hananya yang dalam hal ini justru memberikan kabar baik, bertujuan agar Yehuda makmur. Tetapi Yeremia mengetahui bahwa hal itu tidak berlangsung demikian. Karena hal-hal yang dapat mengelakkan Yehuda dari Hukuman Allah adalah perubahan hati dan pertobatan. Dan selanjutnya Nabi Yeremia memberikan tanda: “Jika seorang Nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat Nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa Nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN”. Jadi jelas dalam ayat 9 ini bukanlah suatu nubuat tentang Nabi yang akan datang, dan sama sekali tidak berbicara tentang Muhammad. Yeremia memberikan tantangan kepada Hananya, apabila nubuatnya itu benar terjadi maka ia adalah Nabi yang benar, sebaliknya jika tidak, maka Hananya adalah seorang Nabi palsu, bukan benar-benar diutus oleh TUHAN.

Ayat 10-11. Terhadap tanggapan Yeremia, Hananya mendemonstrasikan secara dramatis pendapatnya dengan mematahkan kuk yang telah diambilnya dari Yeremia. Demikian menurut Hananya, bahwa kekuasaan Nebukadnezar akan dipatahkan dalam tempo 2 tahun. Namun waktulah yang akan membuktikan apakah Hananya ini memang diutus Allah atau tidak.

Ayat 12-17. Pembuktian kebenaran berita yang disampaikan Yeremia. TUHAN menyampaikan berita tentang hukumanNya terhadap Yehuda “Kuk besi akan Kutaruh ke atas tengkuk segala bangsa ini, sehingga mereka takluk kepada Nebukadnezar, raja Babel; sungguh, mereka akan takluk kepadanya! Malahan binatang-binatang di padang telah Kuserahkan kepadanya.” Selanjutnya TUHAN kembali menegur Hananya melalui Nabi Yeremia “Dengarkanlah, hai Hananya! TUHAN tidak mengutus engkau, tetapi engkau telah membuat bangsa ini percaya kepada dusta. Sebab itu beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku menyuruh engkau pergi dari muka bumi. Tahun ini juga engkau akan mati, sebab engkau telah mengajak murtad terhadap TUHAN.” Kemudian Hananya menerima sesuatu yang mengerikan, nubuatnya yang palsu tidak hanya mengancam kredibilitasnya sebagai Nabi, namun nubuatnya yang palsu itu juga berarti maut baginya.

Demikianlah Yeremia 28:9 bukanlah mengenai “nubuat bagi Nabi yang akan datang” melainkan suatu tanda bagi Hananya, apakah ia benar-benar diutus TUHAN atau dia hanyalah seorang Nabi palsu.

Klaim:

Kalimat asli dari Injil yang telah diterjemahkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia adalah AL SHALOM.

Arti sejati dari Al Shalom adalah Al-Islam atau Agama Islam.

Dan agama kaum Bani Israel pada saat itu pun Islam. Karena jika kaum Bani Israel ditanya apakah agama mereka? Mereka akan menjawab “SHALOM“, yang dalam dialek Quraisy disebut ISLAM. Perhatikan huruf Ibrani yang membentuk kata Islam/Shalom tersebut:

Shalom berarti salam atau selamat, sama artinya dengan Islam.

Jawaban:

Sekali lagi Kitab Yeremia, bukan Kitab Injil.

Ada 236x שלום – Shalom dalam Alkitab.

Saya kutip empat ayat yang memuat kata שלום – Shalom sejak awal Tanakh Ibrani, Jika kata שלום – Shalom ini anda klaim sebagai nubuat “agama Islam” silakan anda ganti kata שלום – Shalom itu menjadi kata “Islam” pada contoh-contoh ayat dibawah ini, pembaca pasti puyeng belasan keliling:

Kejadian 15:15
LAI:
Tetapi engkau akan pergi kepada nenek moyangmu dengan sejahtera; engkau akan dikuburkan pada waktu telah putih rambutmu.
KJV:
Now as for you, you shall go to your fathers in peace; you shall be buried at a good old age.
Hebrew:

וְאַתָּ֛ה תָּבֹ֥וא אֶל־אֲבֹתֶ֖יךָ בְּשָׁלֹ֑ום תִּקָּבֵ֖ר בְּשֵׂיבָ֥ה טֹובָֽה׃

Terjemahan:
u·athe thbua al – abthi·k b·shlum thqbr b·shibe tube :

Kejadian 26:29
LAI:
bahwa engkau tidak akan berbuat jahat kepada kami, seperti kami tidak mengganggu engkau, dan seperti kami semata-mata berbuat baik kepadamu dan membiarkan engkau pergi dengan damai; bukankah engkau sekarang yang diberkati TUHAN.”
KJV:
that you will do us no harm, since we have not touched you, and since we have done nothing to you but good and have sent you away in peace. You are now the blessed of the Lord.’”
Hebrew:

אִם־תַּעֲשֵׂ֨ה עִמָּ֜נוּ רָעָ֗ה כַּאֲשֶׁר֙ לֹ֣א נְגַֽעֲנ֔וּךָ וְכַאֲשֶׁ֨ר עָשִׂ֤ינוּ עִמְּךָ֙ רַק־טֹ֔וב וַנְּשַׁלֵּֽחֲךָ֖ בְּשָׁלֹ֑ום אַתָּ֥ה עַתָּ֖ה בְּר֥וּךְ יְהוָֽה׃

Terjemahan:
am – thoshe om·nu roe k·ashr la ngonu·k u·k·ashr oshinu om·k rq – tub u·nshlch·k b·shlum athe othe bruk ieue :

Kejadian 29:6
LAI:
Selanjutnya katanya kepada mereka: “Selamatkah ia?” Jawab mereka: “Selamat! Tetapi lihat, itu datang anaknya perempuan, Rahel, dengan kambing dombanya.”
KJV:
And they said, “He is well. And look, his daughter Rachel is coming with the sheep.”
Hebrew:

וַיֹּ֥אמֶר לָהֶ֖ם הֲשָׁלֹ֣ום לֹ֑ו וַיֹּאמְר֣וּ שָׁלֹ֔ום וְהִנֵּה֙ רָחֵ֣ל בִּתֹּ֔ו בָּאָ֖ה עִם־הַצֹּֽאן׃

Terjemahan:
u·iamr l·em e·shlum l·u u·iamru shlum u·ene rchl bth·u bae om – e·tzan :

Kejadian 37:4
LAI:
Setelah dilihat oleh saudara-saudaranya, bahwa ayahnya lebih mengasihi Yusuf dari semua saudaranya, maka bencilah mereka itu kepadanya dan tidak mau menyapanya dengan ramah.
KJV:
But when his brothers saw that their father loved him more than all his brothers, they hated him and could not speak peaceably to him.
Hebrew:

וַיִּרְא֣וּ אֶחָ֗יו כִּֽי־אֹתֹ֞ו אָהַ֤ב אֲבִיהֶם֙ מִכָּל־אֶחָ֔יו וַֽיִּשְׂנְא֖וּ אֹתֹ֑ו וְלֹ֥א יָכְל֖וּ דַּבְּרֹ֥ו לְשָׁלֹֽם׃

Terjemahan:
u·irau achi·u ki – ath·u aeb abi·em m·kl – achi·u u·ishnau ath·u u·la iklu dbr·u l·shlm :

Kata “Islam” berasal dari kata Arab ‘aslama’, mirip dengan kata שלום – Shalom Ibrani, tetapi pemakaian kata ini dalam kalimat mengandung makna beragam sesuai dengan konteks, tidak bisa asal comot sana-sini terus diganti saja.

Salam resmi umat Islam berbunyi, “Assalamu alaikum”, “semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa”.

Bandingkan dengan salam khas Yahudi: שלום עליכם; Shalom aleichem, tidak dapat semena-mena diterjemahkan “Islamlah kalian”, Ya ‘ngapain orang Yahudi musti’ ngomongin Islam sesama mereka?

Terjemahan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: