SETELAH MAKAN BAWANG PUTIH TIDAK BOLEH MEMASUKI MASJID

Sahih Bukhari, Volume 1, Book 12, Number 812:

Narrated Ibn ‘Umar:
During the holy battle of Khaibar the Prophet said, “Whoever ate from this plant (i.e. garlic) should not enter our mosque.”

Diriwayatkan oleh Ibn ‘Umar:
Selama perang suci Khaibar Nabi berkata, “Siapa saja yang makan dari tanaman ini (y.i. bawang putih) tidak seharusnya masuk masjid kami.”

Sahih Bukhari, Volume 1, Book 12, Number 813:

Narrated ‘Ata’:
I heard Jabir bin ‘Abdullah saying, “The Prophet said, ‘Whoever eats (from) this plant (he meant garlic) should keep away from our mosque.” I said, “What does he mean by that?” He replied, “I think he means only raw garlic.”

Diriwayatkan oleh ‘Ata’:
Saya mendengar Jabir bin ‘Abdullah berkata, “Nabi bersabda, ‘Siapa saja yang makan (dari) tanaman ini (dia maksudkan bawang putih) seharusnya menjauhi dari masjid kita.” Saya berkata, “Apa yang di maksudnya itu?” Dia menjawab, “Saya rasa yang dia maksudkan adalah hanya bawang putih mentah.”

Sahih Bukhari, Volume 1, Book 12, Number 814:

Narrated Jabir bin ‘Abdullah:
The Prophet said, “Whoever eats garlic or onion should keep away from our mosque or should remain in his house.” (Jabir bin ‘Abdullah, in another narration said, “Once a big pot containing cooked vegetables was brought. On finding unpleasant smell coming from it, the Prophet asked, ‘What is in it?’ He was told all the names of the vegetables that were in it. The Prophet ordered that it should be brought near to some of his companions who were with him. When the Prophet saw it he disliked to eat it and said, ‘Eat. (I don’t eat) for I converse with those whom you don’t converse with (i.e. the angels).”

Diriwayatkan oleh Jabir bin ‘Abdullah:
Nabi berkata, “Siapa saja yang makan bawang putih atau bawang merah seharusnya menjauhi diri dari masjid kita atau seharusnya tetap tinggal di rumahnya.” (Jabir bin ‘Abdullah, dalam riwayat lain berkata, “Suatu waktu sebuah panci besar berisi sayuran masak di hidangkan. Saat mencium bau yang kurang sedap dari panci it, Nabi bertanya, ‘Apa yang ada di dalamnya?’ Dia diberi tahu semua nama sayuran yang ada di dalam panci itu. Nabi memerintahkan bahwa panci itu dibawa ke dekat para sahabat yang sedang bersama dengan dia. Ketika Nabi melihat dia tidak suka untuk memakannya dan berkat, ‘Makanlah. (Saya tidak mau makan) karena berbicara dengan mereka yang kamu tidak berbicara dengan (y.i. para malaikat).”

Sahih Bukhari, Volume 1, Book 12, Number 815:

Narrated ‘Abdul ‘Aziz:
A man asked Anas, “What did you hear from the Prophet about garlic?” He said, “The Prophet said, ‘Whoever has eaten this plant should neither come near us nor pray with us.”

Diriwayatkan oleh ‘Abdul ‘Aziz:
Seorang pria menanyakan pada Anas, “Apa yang kamu dengar dari Nabi mengenai bawang putih?” Dia berkata, “Nabi berkata, ‘Siapa saja yang telah memakan tanaman ini tidak sepatutnya datang dekat kita dan tidak juga salat bersama kita.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: