2 OBJEK SASARAN ISLAM

Orang yang rajin baca Qur’an dan benar-benar menyimak arti dari setiap kalimat yang dibacanya, maka ia akan mendapatkan 2 intisari ajaran Islam:

1) BENCILAH KAFIR & PERLAKUKAN KAFIR SESUKAMU

BENCILAH KAFIR, MUSUHILAH KAFIR, WASPADALAH TERHADAP KAFIR & … BUNUHLAH KAFIR. RAMPASLAH HARTA KAFIR, AMBILLAH JIZYAH DAN PERBUDAK MEREKA!

Membaca Qur’an tidaklah membuat kita berubah menjadi PENGASIH & PENYABAR, justru sebaliknya, kita akan tercetak sebagai manusia-manusia garang dan PEMBENCI KAFIR!

Qur’an secara sengaja menciptakan suasana “perang” antara MUSLIM dengan KAFIR. Orang yang semula berbaikan dengan tetangganya yang Kafir, bisa berubah sikapnya 180 derajat gara-gara membaca Qur’an.

2) NIKMATILAH PEREMPUAN & PERLAKUKAN SESUKAMU

KAWINLAH DENGAN 2, 3 ATAU 4 ISTRI, ATAU SENGGAMAI BUDAK-BUDAKMU!
JAGALAH PENISMU, KECUALI TERHADAP ISTRI DAN BUDAK-BUDAKMU!
GANTILAH ISTRIMU DENGAN ISTRI YANG LAIN BILA KAMU BOSAN!
ISTRIMU ADALAH LADANGMU TEMPAT BERCOCOK TANAM!
PUKULLAH ISTRIMU, BILA MENURUTMU IA TIDAK PATUH!
KURUNGLAH SAMPAI MATI!

Membaca Qur’an tidaklah membuat kita berubah menjadi BERMORAL & SETIA kepada PASANGAN KITA, justru sebaliknya, kita akan tercetak sebagai manusia-manusia haus seks dan doyan menyeleweng!

Qur’an secara sengaja menempatkan perempuan sebagai “OBYEK NAFSU” para laki-laki, dan tidak ada penghargaan atasnya sebagai PRIBADI yang setara dan sehakikat dengan laki-laki.

Tentang mana ajaran yang akan lebih diikuti, tergantung dari orientasi Muslim. Bila dia SUKA PERANG, maka dia akan menggiatkan dirinya pada organisasi-organisasi keras seperti FPI dan sejenisnya. Kalau dia SUKA SEKS, maka dia akan menjadi seorang PLAYBOY & POLIGAMER.

Sekarang jawab dengan jujur:

  • Kalau seperti itu intisari ajarannya, Islam itu sebenarnya apa?
  • Jelas sebagai AGAMA tidak mungkin!

Islam menjadikan (1) KAFIR & (2) PEREMPUAN sebagai OBJEK SASARAN. KAFIR & PEREMPUAN dijadikan obyek eksploitasi dan “mainan” para Muslim.

Nikmat Aulloh yang sering didengung-dengungkan dalam Islam adalah:

  1. Kenikmatan mendapatkan harta Kafir, baik lewat jarahan maupun jizyah.
  2. Kenikmatan menikmati perempuan tanpa batasan moral dan etika.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: