TELAAH SINGKAT TENTANG JEHOVAH WITNESSES ANTARA ORTHODOKS DAN MURTAD SERTA HUBUNGANNYA DENGAN ISLAM

Oleh Andy ‘Abd El Maseeh Al Banjari

Pada artikel ini, saya akan membahas tentang “Jehovah Witnesses antara Orthodoks dan Murtad”, dimana pada dasarnya umat agama damai ini (Islam) sering mengambil artikel dari Jehovah witness untuk membenarkan dalil dan teori yang mereka (Islam) gunakan, dimana dengan tujuannya membalikkan, dan merusakkan aqidah Maseehiyyin (Iman Kristen) yang huq kepada sesuatu yang bathil, dengan melemparkan hujah yang kebudak–budakan, umpamanya tentang perayaan Eed Milad Al Maseeh, dan lainnya. Maka atas ijin Al Maseeh serta pencerahan dari Roh Kudus, saya akan paparkan dan jelaskan asal usul, dan dasar–dasar dari Jehovah Witnesses (JW) ini, semoga kita dapat memilah antara lalang dan gandum (Matius 13:30) serta yang huq dan bathil, Amin.

BAB I

ASAL USUL JEHOVAH WITNESSES

Jehovah witnesses atau yang lazim disebut dengan Saksi Yehuwa ini lahir di Pennsylvania, USA pada tahun 1872 dengan pendirinya adalah Charles Russel dimana lahir pada tahun 1854 dan meninggal pada tahun 1916 dan suksesi Hersey ini dijabat oleh Judge Joseph Rutherford (bukan Rutherford ilmuwan).

Pada hakikatnya Charles Russel adalah seorang Kristen, tetapi sebenarnya pemikirannya bukanlah pemikiran yang bersandarkan pada Kalam Allah (Alkitab), tetapi bersandarkan pada ajaran Hersey yakni Aryan Hersey dan Adventist serta pandangan dari Gnostik dan Modalism yang konon Hersey ini berkembang pesat di jazirah Arab dan Afrika. Kemudian ajarannya merupakan kompilasi dan campuran antara Hersey yang dulu sudah dimusnahkan (laknat) oleh Rum Al Khatuliq dan Orthodoks oriental (Mesir dan Suriah) dan Yunani.

Charles Russel pernah meramalkan akan terjadinya kiamat pada tahun 1914, tetapi sampai akhir hayatnya ramalannya melesat dan dua tahun kemudian dia meninggal. Hal ini seturut dengan pernyataan ALLAH dalam Alkitab pada Kitab Ulangan 18:20, saya berikan kutipannya:

Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.

Umumnya Hersey ini, sering mengacau dan memfitnah serta menimbulkan huru–hara dalam tubuh Gereja yang am, dimana dalam hal ini mereka menggunakan teknik taqiyya sama seperti Islam dalam menghancurkan lawannya, pada umumnya Hersey mempropagandakan doktrinnya dengan nama “WATCH TOWER MAGAZINE” yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1879, dan pada tahun 1884 kemudian membentuk asosiasi dengan nama “Watch Tower Bible and Tract Society”.

Hersey ini umumnya memiliki Gereja dengan tidak memakai Salib diatas Gereja mereka, dengan berpedoman bahwa Salib merupakan lambang kehinaan. Tujuan mereka ini (Jehovah witnesses) dengan dalih yakni untuk mengoreksi tarjamahan Al Kitab dalam bahasa aslinya, tetapi walhasil mereka ini membuat tarjamahan yang berbeda dikalangan Agama Kristen pada umumnya, dimana dalih yang mereka lemparkan yakni sama dengan Islam yaitu dengan mengatakan bahwa Al Kitab sudah tidak asli lagi.

Selain dari itu sejarah hidup sang Nabi palsu ini sama dengan Nabi Islam, yakni mempunyai banyak istri dan gundik, menghalalkan poligami, menggunakan dalil Al Mansukh wal Nasakh, memfitnah kebenaran Al Kitab, umumnya penganut
ajaran ini adalah dari golongan keluarganya dan kepada sahabatnya, tidak mempercayai bahwa Al Maseeh wafat, monolak dogma dosa asal (bukan dosa turunan, red), menyamakan Roh Kudus dengan Malaikat Agung Gabriel, merendahkan ke – Tuhan – an Al Maseeh, menyamai Al Maseeh sebagai Malaikat Michael, Hersey ini mengatakan bahwa apabila tubuh mati maka jiwapun akan mati. Maka dari itu apabila kita telaah lebih dalam lagi maka kita bisa menarik suatu kesimpulan bahwa Jehovah Witnesses merupakan wajah baru dari Islam dan Islam merupakan wajah baru dari Hersey Arianisme, Gnostik, Doceteisme, Adoptionisme, Kenosisme, Monarchianism, Monophysitism, Nestorianism, Patripassionism, Pelagianism dan Socianism.

Maka marilah saya paparkan Hersey yang ada di masa lalu dan wajah barunya sekarang (Islam dan Jehovah witnesses serta Mormonisme), dengan tanpa adanya cacian serta penghina, tetapi berlandaskan bukti serta membuka fenoma dari selubung Hersey ini yang sudah membuat kekacauan di muka bumi. Atas Ijin dari Al Maseeh serta perlindungan dari Roh Kudus, maka ulasan dan paparan ini akan dibahas di Bab II dengan judul “Doktrin campuran dalam wajah Hersey masa lalu dan sekarang”. Semoga kita diberi kekuatan oleh Allah dalam menguak kebohongan dalam Hersey ini, Amin.

BAB II

DOKTRIN CAMPURAN DALAM WAJAH HERSEY MASA LALU DAN SEKARANG

Pada muqaddimah diatas kita telah menyinggung tentang pengaruh yang dihasilkan dari Jehovah Witnessses ini, dan pada BAB I diatas kita telah menyinggung asal usul dan sedikit membahas tentang percampuran dari berbagai Hersey dimasa lalu dengan wajah sekarang yakni Islam dan Jehovah Witnesses.

Maka atas ijin dari Al-Maseeh serta perlindungan dari Roh Kudus akan saya paparkan dan ulaskan percampuran dari Hersey sekarang dimana berpedoman pada Hersey masa lalu.

Hersey adopsionisme merupakan suatu ajaran yang salah tentang pemahaman mereka akan Al-Maseeh dimana doktrin ini sudah ada pada tahun 180, doktrin mereka yakni menyangkal tentang tugas Al-Maseeh dalam menyelamatkan umat Allah dari dosa dimana penyelamatan Allah berada dalam Al-Maseeh dengan mengurbankan jiwaNya demi menebus dosa dunia, serta menyangkal “Keilahian Kristus” yang sudah ada sejak jaman azali dan qadim bersama–sama dengan dzat Allah. Hersey ini pertama kali dipublikasikan dan diketahui oleh Theodotus dari Byzantium serta kemudian di laknat oleh Paus Victor I (189–198/199). Ajaran ini kemudian hidup lagi pada tahun 790 dan diajarkan oleh Uskup Agung dari Toledo yakni Elipandus dan Uskup dari Urgell yakni Felix, dimana ajaran ini di laknat pada Konsili Roma oleh Paus Leo III pada tahun 798.

Hersey Arianisme, merupakan suatu ajaran yang salah dimana nama Hersey ini diambil dari nama depan pembuat doktrin Hersey ini yakni Arius dari Alexandria pada tahun 320. Doktrin ini mengajarkan bahwa hanya Allah lah yang lebih suci, bersih dan kekal, sedangkan Al Maseeh adalah hanya ciptaan dari Allah yang pertama kali sebelum Adam, dimana Allah mengadopsi Al Maseeh sebagai AnakNya, sedangkan Roh Kudus merupakan ciptaan terbesar sebelum Al Maseeh. Ajaran Hersey ini di laknat pada Konsili Ekumene pertama di Illyria pada tahun 325. Ajaran ini masih terasa kuat dalam Agama Islam.

Hersey Docetism, merupakan suatu ajaran yang salah tentang pemahaman mereka akan kepribadian Al Maseeh sebagai Ibn Allah dan Ibn Al Insan, asal kata Docetism adalah dalam bahasa Yunani yakni “δοκέω dokeō, “to seem”” dimana mereka menyangkal tentang Incarnation of Word (dalam Arab: Tajjasud Al Kalimat Allah), dengan berkeyakinan bahwa Allah tidak mungkin menderita dan Allah haruslah sempurna dalam segala hal, Hersey ini menolak bahwa Al Maseeh wafat, dan bangkit serta Mi’raj (naik) ke Surga (ajaran ini nampak dan jelas sekali dalam Islam yakni tentang Tajjasud Al Kalimat Allah dan wafatnya Al Maseeh). Ajaran ini pertama kali diketahui dan ditulis oleh Ignatius dari Antiokhia (98–117 M), Ireneaus (115–190 M), Hippolatus (170–235 M), serta Hersey ini di laknat pada Konsili Chalcedon pada tahun 451 AD.

Hersey Gnosticism merupakan suatu ajaran yang salah tentang pemahaman mereka akan Incarnation of Word yang tertulis pada Injil Yohanes, serta 1 Yohanes 4. Ajaran ini berasal dari frase kata Yunani yakni “gnosis” atau hikmat yang tinggi. Menurut Hersey ini penyelamatan manusia bukan berdasarkan pada Al Maseeh tetapi mencari hikmat yang tinggi, anggapan mereka mengatakan bahwa Al Maseeh bukan Allah tetapi hanya guru yang agung dalam pengajarannya serta hikmatnya. Sifat Hersey ini dualistik yakni baik-buruk, benar-salah, terang-gelap.

Serta tak lupa mereka menolak Al Maseeh wafat, dan menganggap bahwa Roh Kudus tak ada hubungannya dengan Allah (masih dianut oleh Islam dan JW), dan kitab mereka lain dengan kitab yang digunakkan oleh kaum Kristen pada awal jaman Rasul wafat (pengkanonan Al Kitab), mereka umumnya berada di wlayah Afrika letakknya di Alexandria serta guru besar mereka adalah Basilides dan Valentinus adalah ahli dalam Hersey ini, pada tahun 1945 di temukkan Kitab Aliran Hersey ini di kota Nag Hammadi. Puncak ajaran ini yakni pada tahun 150 AD.

ADDENDUM: AUTOBIOGRAPHY VALENTINUS I

Valentinius dilahirkan di Frebonis di Delta Nil dan belajar di Alexandria, sebuah pusat Kristen perdana penting dan kota metropolitan saat itu. Di sana diduga ia pernah mendengar filsuf Kristen Basilides dan kemudian jelas menguasai filsafat Platonisme Tengah Helenistik dan kebudayaan orang-orang Yahudi Helenis seperti alegoris dan filsuf Yahudi Alexandria, Filo Yudeus. Para pengikutnya di Alexandria mengklaim bahwa Valentinus adalah pengikut Teudas dan bahwa Teudas sendiri adalah pengikut St. Paulus dari Tarsus. Valentinius mengklaim bahwa Teudas mengajarkan kepadanya hikmat rahasia yang telah diajarkan Paulus secara pribadi kepada kalangan dekatnya, yang secara terbuka dirujuk oleh Paulus dalam hubungan dengan perjumpaan visionernya dengan Kristus yang bangkit (Roma 16:25; 1 Korintus 2:7; 2 Korintus 12:2-4; Kisah Para Rasul 9:9-10), ketika ia menerima ajaran rahasia daripadanya ajaran-ajaran esoterik seperti itu tidak lagi begitu dipentingkan di Roma setelah pertengahan abad ke-2. Valentinius mula-mula mengajar di Alexandria dan kemudian pergi ke Roma sekitar tahun 136, pada masa Hyginus menjadi Paus, dan tinggal di sana hingga masa kepausan Paus Anicetus. Ia menjadi begitu menonjol di antara komunitas Kristen sehingga, menurut Tertulianis Adversus Valentinianos IV, Valentinius menjadi kandidat untuk Uskup Roma (sekitar tahun 143) dan bahwa ia kalah dengan perbedaan suara yang sangat kecil:

“Valentinius berharap menjadi Uskup karena ia sangat cakap dan pandai berbicara, namun orang lain yang dipilih karena ia pernah menderita sebagai seorang Martir. Karena marah oleh hal ini, Valentinius memutuskan hubungan dengan Gereja yang sah.”

Catholic Encyclopedia mengatakan Marcion mungkin juga menjadi salah satu kandidatnya pada saat yang sama. Tertulianus yang mengembangkan kecenderungan-kencederungan ajaran sesat Montanis melaporkan bahwa Valentinius dinyatakan sebagai penyesat pada sekitar 175 M setelah kematiannya. Tertulianus juga menyatakan bahwa Valentinius secara pribadi bersahabat dengan Origenes. Tidak ada bukti bahwa Valentinius pernah digambarkan mengembangkan Gereja Paulin yang Orthodoks, namun ia memang kontroversial. Menurut sebuah tradisi yang belakangan, ia mengundurkan diri ke Siprus, dan di sana ia terus mengajar dan memperoleh pengikut. Ia meninggal mungkin sekitar tahun 160 atau 161. Seperti yang disebutkan di atas, Tertulianus mengklaim bahwa Valentinus adalah seorang kandidat Uskup Roma dan bahwa ia kalah dalam pemilihan dengan suara tipis, dan setelah itu ia berpaling kepada ajaran sesat karena kecewa. Epifanius menulis bahwa Valentinus meninggalkan iman yang sejati setelah kapalnya karam di Siprus dan menjadi gila. Valentinus adalah salah satu orang Kristen perdana yang berusaha untuk menghubungkan agama Kristen dengan latonisme. Ia mengambil konsep-konsep dualis dari dunia Platonis tentang bentuk-bentuk yang ideal (pleroma) dan dunia bawah berupa fenomena (kenoma). Dari para pemikir dan pengkhotbah pertengahan abad ke-2 yang dinyatakan sesat oleh Ireneus dan oleh orang-orang Kristen arus utama yang belakangan, hanya Marcionlah yang menonjol secara pribadi. Perlawanan Orthodoks yang sejaman terhadap Valentinus muncul dari Yustinus Martir.

Ketika Valentinus masih hidup ia mempunyai banyak murid, dan sistem pemikirannya adalah yang paling menyebar dari semua bentuk Gnostisisme. Di antara para murid Valentinus yang lebih menonjol, yang betapapun tidak mengikuti pandangan gurunya secara membabi-buta, adalah Bardasanes, yang biasanya dihubungkan dengan Valentinus dalam rujuan-rujukan yang kemudian, serta Herakleon, Ptolemeus dan Marcus.

Banyak dari tulisan-tulisan dari para tokoh Gnostik ini, dan sejumlah besar ringkasan dari tulisan-tulisan Valentinus, yang ada hanya dalam bentuk kutipan-kutipan yang diperlihatkan oleh para lawannya yang Orthodoks, hingga 1945, ketika kotak tulisan-tulisan di Nag Hammadi mengungkapkan sebuah versi Koptik tentang Injil Kebenaran, yang, menurut Ireneus, adalah sama dengan Injil Valentinus yang disebutkan oleh Tertulianus dalam traktatnya Adversus Valentinianos.

Hersey Kenosis merupakan suatu ajaran yang salah, dimana frase kata Kenosis adalah “κένωσις (kénōsis) adalah the ‘self-emptying'” dimana dasar ajarannya yakni dengan mengatakan bahwa Al Maseeh tidak sepenuhnya Illahi, dan juga menolak karya penebusan dosa manusia oleh Al Maseeh (pengaruh ini terasa kuat sekali dalam Islam dan JW).

Hersey Monarchianism merupakan suatu ajaran yang heterodoks yang meragukan dan mengaburkan hakikat ke – Illahian Al Maseeh, ajaran ini ada pada awal abad ke–2, dasar utama doktrin ini adalah bahwa Allah adalah qadim sedangkan Al Maseeh hanyalah manusia, dimana paham ini merupakan recyle dari Adoptianism. Ajaran ini juga terasa kuat dalam lingkungan Heterodoks yakni Islam, Jehovah witnesses dan Aliran Unitarian serta Pentakosta.

Hersey Monophysitism merupakan ajaran yang Heterodoks mereka menagajarkan bahwa Al Maseeh mempunyai sifat hanya Illahi dalam insan, ajaran ini merupakan recycle dari Hersey Eutyches (378–452 M), serta menolak tentang Incarnation of Words (Ajaran ini berkembang pesat dalam lingkungan Islam dan JW). Ajaran ini di laknat pada abad ke–6, tetapi Hersey ini harus dibedakan dengan Orthodoks yang bukan menganut paham monophysitism. Pada Konsili Chalcedon inilah terjadi pemisahan antara Hersey ini dengan Orthodoks.

Hersey Nestorianism merupakan ajaran yang Heterodoks dimana asal kata Hersey ini berasal dari penggagas teori ini yakni Nestorius, dimana dia lahir di Suriah wafat tahun 451, dia adalah seorang Monk (Rahib) yang telah menjadi orang yang sangat disegani dari Konstantinopel, kemudian pemimpin Hersey ini dipecat dari jabatannya dan diasingkan ke Suriah, Arab Saudi, Mesir dan wafat di Suriah. Ajaran ini hanya bisa bertahan sampai 1300, dan berkembang pesat di jazirah Arab sebelum pra–Islam (Ingat Buhaira dan Waraqa). Pahamnya yang paling terkenal adalah “Inseparable Natures” yang jelas–jelas mengaburkan sifat Al Maseeh.

Hersey Patripassionism merupakan ajaran yang Heterodoks. Inti ajarannya adalah “Godhead which states that the Father became incarnate, was born, suffered, and died on the cross.  Hence the Father’s (patri) passion (suffer) on the cross”. Ajaran ini berkembang pesat di alam pikiran Jehovah witnesses.

Hersey Pelagianism merupakan ajaran yang Heterodoks, dimana berasal dari nama pembuat heretic doctrine yakni Pelagius lahir pada abad ke–5 di Inggris dan sebagai pengajar di Roma, inti ajarannya menolak dosa asal sehingga otomatis menolak karya penyelamatan manusia oleh Allah melalui Al Maseeh. Ajaran ini terasa kuat dalam ajaran Islam dan JW. Ajaran ini sudah dilaknatkan pada waktu Konsili Efesus pada tahun 417, oleh Paus Innocentus I.

Hersey Socinianism merupakan ajaran yang Heterodoks, oleh Sozinni pada tahun 1500 di Polandia. Inti ajarannya adalah menolak Trinitatis, sehingga otomatis menolak dosa asal, menolak karya penyelamatan Allah untuk manusia melalui Al Maseeh serta menganggap Al Maseeh hanyalah manusia biasa penyampai sabda Allah, menolak baptisan, ajaran ini terasa kuat khususnya dalam lingkungan Islam dan JW.

Hersey Manicheisme merupakan ajaran yang Heterodoks lagi mirip dengan agama Islam, karena menggangap dirinya adalah Roh Kudus yang dijanjikan oleh Al Maseeh sebelum wafatnya baginda Al Maseh.

Hersey Appollinaris merupakan ajaran yang Heterodoks, yang mana menolak Incarnation of Word yang tertulis pada Injil Yohanes 1:1–2. Hersey ini mirip dengan Islam. Hersey ini berkembang pesat di daerah Laodicea pada tahun 350.

Hersey Alexanderism merupakan ajaran yang Heterodoks, dimana dia adalah Uskup dari Alexanderia serta merupakan bapa pengakuan dari Arius. Mereka ini juga saling menyerang doktrin satu sama lainnya. Doktrin mereka pada umumnya sama yakni menolak Incarnation of Word, sehingga menolak dosa asal, dan juga wafatnya Al Maseeh. Ajaran ini terasa kuat dalam lingkungan Islam dan JW.

KESIMPULAN

1. Nyatalah sudah dari paparan dan penjelasan saya bahwa Islam dan Jehovah Witnesses merupakan topeng baru dari Hersey Kristen yang sudah di laknat baik oleh pihak Rum Al Khatuliq, maupun Orthodoks pada waktu itu.

2. Nyatalah sudah bahwa doktrin dan dogmatika dari Islam dan Jehovah Witnesses merupakan copy paste dari wujud Hersey Kristen masa lalu.

3. Nyatalah sudah dari paparan dan ulasan saya bahwa Hersey dimasa lalu juga menimbulkan kekacauan di muka bumi, sama halnya seperti Hersey sekarang (Islam dan Jehovah Witnesses) yang merupakan percampuran dari Hersey masa lalu serta menimbulkan kekacauan di dunia ini.

4. Marilah kita bersatu padu dalam membuka topeng Hersey sekarang ini yang jelas–jelas tidak memberi faedah tetapi mudharat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: