SEBUAH KELUHAN UNTUK ALLAH

Oleh Ayesha Ahmed

Allah, Kamu tidak mempraktekan apa yang Kamu khotbahkan. Kau bilang, Muhammad yang paling dikasihi, dia ciptaan terbaik, dia Nabi kelas atas, bahasa Arabnya akan menjadi bahasa Surga, dia dapat menjadi perantara pada hari pengadilan, iman tidak lengkap jika dia tidak diterima sebagai Rasulmu. Kau dan dia disebutkan bersama dalam Qur’an ratusan kali seakan kalian adalah partner. Kau dan semua Malaikatmu bahkan mengirim salam padanya. Kau tulis dalam Qur’an: Patuhi Aku dan RasulKu, cintai Aku dan RasulKu, ikuti Aku dan RasulKu, dengarkan Aku dan RasulKu. Kau tidak membuat aku ragu bahwa dia adalah Nabi yang paling tinggi dari Nabi lainnya. Dia memimpin salat para Nabi di malam Mikraj di Yerusalem. Hanya dia yang dapat naik ke Surga ke-7 untuk menemuimu dimana Jibril, harus tinggal di Surga ke-6.

Tapi aku pribadi merasa bahwa itu semua cuma sekedarnya saja. Tindakan jauh lebih baik dari kata-kata. Kau tidak memberi apa yang Kau janjikan. Mari kita bandingkan apa yang benar-benar Kau lakukan pada yang terkasihKu (dan terkasihMu) Muhammad dengan apa yang Kau lakukan pada Nabi lainnya.

– Kau beri Nuh hidup 950 tahun, Kau beri Muhammad hanya 63 tahun. Sayang sekali. Bahkan Abu Afak, Yahudi Kafir hidup hingga 120 tahun dan mati hanya karena Muhammad menyuruh orang untuk membunuhnya.

– Kau buat Adam setinggi 30 meter tapi Muhammad hanya kurang dari 1.8 meter. Bahkan banyak para Kafir pemain basket setinggi 2 meter, ini membuat Nabi besar keliatan kerdil.

– Kau buat Yusuf begitu tampan bahkan istri bosnya mengejar-ngejar. Tapi Muhammad, malahan dia yang mengejar-ngejar dan memaksa-maksa. Banyak wanita malah menghindarinya. Sesungguhnya setiap kali dia datang pada Juwayriyah (wanita cantik tawanan yang dijadikan istri untuk sebuah seks cepat, biasanya tanpa buka pakaian), dia akan langsung mulai salat untuk menghindarinya (dia terkenal sering salat berjam-jam hingga Muhammad yang lagi pusing pingin seks harus pergi ketenda sebelah keistrinya yang lain untuk menyalurkannya). Sekali waktu dia pernah minta seks pada seorang wanita terhormat, wanita itu menolak dan malah berdoa minta perlindungan Allah. Ada istrinya yang sengaja makan bawang putih karena tahu Rasul tidak suka makanan ini, hingga dia bersabda, yang makan bawang putih tidak boleh datang ke Masjid. Betapa hinanya ini bagi seorang Rasul. Beberapa pernikahannya malahan batal (mungkin karena wanita remaja yang dipaksa ayahnya nangis ketika lihat kakek Muhammad telanjang).

– Kau beri Yesus kuasa untuk membangkitkan orang mati, mengembalikan orang tua pada anaknya dan suami pada sang janda. Satu-satunya kuasa yang Kau beri pada Muhammad adalah kuasa untuk mematikan orang hidup, mengambil orang tua dari anak-anaknya dan suami dari istri-istrinya, untuk kuasa ini para kriminalpun bisa melakukannya.

– Kau beri Sulaiman kuasa untuk mengatur jin, yang memberinya harta karun dari dasar lautan. Muhammad harus mengandalkan diri sendiri dan konco-konconya untuk mendapatkan harta kekayaan dengan cara merampok dan menjarah.

– Kau selamatkan anak Ibrahim, Ismael ketika dia mau menyembelihnya dengan ditukar seekor biri-biri. Jangankan ditukar dengan seekor tikus misalnya, malah Kau tidak selamatkan anak Muhammad ketika sekarat waktu bayi.

– Ketika Yunus berdoa didalam perut ikan raksasa, Kau mendengarkan dan menyelamatkannya. Ketika Muhammad berdoa di pangkuan Aisyah Kau tidak mendengarkan, dan membiarkannya mati.

– Kau beri umur panjang pada anak-anak Daud dan Yakub. Muhammad harus mengubur enam dari tujuh anak-anaknya yang mati muda. Anak ke-7 (Fatima) mati 2 bulan setelah kematian Muhammad sebelum umur 20.

– Kau sendiri yang turun ke bumi untuk bertemu Musa. Muhammad harus diantar Jibril dipunggung kuda bersayap dan menempuh jutaan mil untuk menemuiMu (itupun bertemu hanya dari belakang tirai). Tidak maukah Kau turun sendiri bagi Nabi kesayanganMu?

– Kau beri keajaiban pada semua Nabi. Ibrahim dapat mengubah api yang membakar menjadi sebuah taman. Musa mengubah tongkatnya jadi ular, membelah lautan, menghidupkan sapi mati. Yesus menyembuhkan orang sakit, menyembuhkan orang buta, menghidupkan orang mati, membuat burung-burungan tanah terbang, sebelum lahir sudah bisa bicara. Nuh bisa membangun perahu yang bisa diisi jutaan binatang. Sulaiman bisa berkomunikasi dengan jin dan binatang. Semuanya punya sesuatu untuk dipamerkan kecuali Muhammad. Ketika Muhammad diminta melakukan keajaiban, Kau bicara berputar-putar dan akhirnya malah bilang Qur’anlah keajaibanMu. Keajaiban apa? Cuma sebuah buku yang berisi omong kosong, dongeng dan kumpulan informasi yang salah. Sebuah buku yang bilang matahari terbenam di rawa lumpur, bintang adalah misil untuk menyerang jin, bulan adalah lampu. Matahari berputar mengelilingi bumi, gunung berpasak dan langit terdiri dari tujuh lapis. Bahkan anak-anakpun tertawa pada keajaibannya.

– Kau beri Sulaiman keahlian untuk bicara dalam semua bahasa dari kerajaan binatang. Muhammad bahkan tidak dapat membaca ataupun menulis dalam bahasa ibunya sendiri.

– Kau beri banyak Nabi kemampuan untuk menyembuhkan (Ayub bisa menyembuhkan diri sendiri dengan berdoa). Ketika orang sakit datang pada mereka, disembuhkannya. Ketika orang sakit datang pada Muhammad, dia hanya bisa memberinya kencing unta (nggak heran beberapa orang dari mereka jadi ngamuk setelah meminum kencing unta segar dan melakukan pembunuhan). Dia bahkan tidak dapat menyembuhkan anaknya sendiri yang sangat dia sayangi, ketiganya mati sejak bayi.

– Kau kirim burung ababil untuk mengalahkan serombongan gajah untuk melindungi rumahMu Kakbah. Tidak ada ababil yang muncul sepotong bulunyapun ketika rumah Muhammad di Madinah diserang tiga kali. Malah dia hampir terbunuh satu kali.

– Sulaiman ditolong oleh manusia super yang tidak kelihatan dalam perangnya. Tidak ada pertolongan seperti itu bagi Muhammad. Ya dia memenangkan banyak perang tapi itu karena pancingan hadiah harta jarahan, wanita tawanan dan hadiah 72 wanita transparan di Surga jika mati sebagai Martir yang membuat para pengikutnya mau berperang dan gigih untuk menang, bukan burung ababil atau ribuan Malaikat yang telah Kau janjikan tapi tidak pernah muncul.

– Kau kirim Jibril bahkan hanya untuk informasi yang kecil, seperti memberitahu bagaimana caranya membersihkan pantat setelah buang air besar, tapi kenapa tidak Kau kirim dia untuk memperingati Muhammad ketika dia memakan daging beracun yang membuatnya sakit dan akhirnya membunuhnya?

Melihat semua fakta diatas, dapatkah Kau bilang telah berlaku adil terhadap Muhammad?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: